
Euro (EUR) diperdagangkan di bawah tekanan di tengah menguatnya Dolar AS (USD) secara luas akibat ancaman tarif. Kemarin pada pertemuan GC terakhir, ECB menurunkan suku bunga kebijakan selama 5 pertemuan berturut-turut sebesar 25bp. Pasangan mata uang ini terakhir berada di level 1,0370, catat analis FX Frances Cheung dan Christopher Wong dari OCBC.
"Suku bunga simpanan sekarang berada di 2,75%. Keputusan diambil dengan suara bulat dan Dewan tidak membahas kemungkinan pemotongan yang lebih besar. Lagarde mengatakan bahwa suku bunga masih dalam wilayah restriktif, dan masih terlalu dini untuk membahas kapan ECB harus berhenti memangkas suku bunga. Menurut laporan Reuters, 3 pembuat kebijakan ECB berkomentar bahwa mereka mengira pemotongan suku bunga lebih lanjut kemungkinan akan dilakukan pada pertemuan bulan Maret tanpa banyak perlawanan sebelum perdebatan di dalam Dewan Gubernur tentang pelonggaran lebih lanjut menjadi lebih panas." "Mengenai implikasi tarif, Lagarde mengatakan bahwa tarif akan memiliki 'dampak negatif global' terhadap pertumbuhan tetapi potensi dampaknya terhadap inflasi 'jauh lebih rumit' karena kemungkinan pembalasan dan penyesuaian pasar. Mengingat awal minggu ini, FT melaporkan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendukung tarif universal pada impor AS, mulai dari 2,5% sementara Trump mengatakan ia menginginkan tarif 'jauh lebih besar' dari 2,5%."
"Risiko jangka pendek untuk EUR condong ke sisi negatif pada ancaman tarif dan kekhawatiran pertumbuhan UE (risiko bahwa ECB mungkin perlu memangkas lebih dalam). Momentum bullish pada grafik harian menunjukkan tanda-tanda memudar tetapi penurunan RSI moderat. Konsolidasi mungkin terjadi. Support di level 1,0360 (DMA 21) dan 1,0240. Resistance di level 1,0420/30 (retracement fibo 23,6% dari tertinggi September ke terendah Januari, DMA 50), level 1,0520."(AL)
Sumber: FXstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...